Lebih dari sekadar kereta api: keingintahuan tentang stasiun-stasiun ikonik London

Waktu baca 18 menit

a double decker bus on a street in front of a clock tower
a woman smiling for a selfie

Oleh Elena Palacios

Terobsesi dengan pemasaran, kreatif, dan ingin tahu. Suka tersesat di jalanan kota atau membolak-balik halaman buku yang bagus. Jatuh cinta dengan seni kreasi, menghidupkan ide-ide dan menggabungkan kata-kata untuk menceritakan sebuah kisah.

Memilih hotel di London dekat stasiun kereta api bisa menjadi ide besar pertama perjalanan Anda. Di sini, stasiun tidak hanya menghubungkan lingkungan, tetapi juga menghubungkan cerita. Dan tidur di dekatnya berarti Anda dapat membenamkan diri dalam masing-masing cerita tersebut. Ini adalah cara yang berbeda dan jauh lebih menarik untuk mengenal kota. Siap untuk mengungkap rahasianya?

Stasiun kereta api di London mungkin tampak seperti area transit belaka, tetapi sebenarnya jauh lebih dari itu. Beberapa stasiun memiliki perpustakaan kecil, sementara yang lain telah muncul di bioskop lebih sering dari yang Anda bayangkan. Dan bukan hanya itu! Ada rahasia yang bahkan penduduk London pun tidak akan bisa memberi tahu Anda. Itulah mengapa memilih hotel di dekat stasiun-stasiun ini seperti mendapatkan kunjungan langsung ke sisi kota yang paling mempesona.
a bridge over water with benches and a bench
a cart with a bird cage on it leaning against a brick wall
a white building with many windows and a lawn with trees and a blue sky
Royal Albert Hall with a dome and trees

King's Cross-St. Pancras

Terletak di jantung kota, ini adalah salah satu jalan terindah di London. Dan jika Anda pernah membaca Harry Potter, Anda sudah tahu resor ini. King's Cross adalah titik awal Hogwarts Express dari peron 9. Salah satu dindingnya memiliki troli terkenal yang menembus dinding, sempurna untuk berfoto dalam perjalanan ke Hogwarts.
 

Stasiun St. Pancras berada tepat di sebelah hotel. Meskipun stasiunnya berbeda, mereka berfungsi seolah-olah satu stasiun tunggal. Dan inilah bagian yang menyenangkan: eksterior yang muncul di film bukanlah King's Cross, melainkan St. Pancras, dengan fasad neo-Gotik yang spektakuler. Resor ini juga memiliki beberapa kejutan. Piano umum yang bisa dimainkan siapa saja, patung pasangan berpelukan setinggi sembilan meter, dan bahkan perpustakaan buku-buku yang hilang, yang banyak dilewatkan orang. Salah satu hotel dekat King's Cross adalah Meliá White House, hanya 15 menit berjalan kaki.

a street with flags from the ceiling

Stasiun Victoria

Dikenal sebagai London Victoria, ini adalah salah satu stasiun tersibuk di kota ini. Dari sini Anda dapat mencapai Bandara Gatwick, naik metro, atau menjelajahi West End dengan berjalan kaki. Dan hanya 20 menit berjalan kaki, salah satu hotel terdekat dengan Stasiun Victoria adalah: Meliá London Kensington Meliá Collection.

Tetapi Victoria bukan hanya resor yang ramai. Ini adalah salah satu tempat dengan cerita di setiap sudut. Pelancong biasa datang dari pantai selatan dan selama Perang Dunia Kedua menjadi titik penting untuk evakuasi anak-anak dari pulau tersebut.

Bangunan saat ini mempertahankan sebagian fasad aslinya dari abad ke-19, tetapi yang paling menarik adalah apa yang ada di bawah tanah. Terowongan stasiun masih menyimpan sisa-sisa bioskop bawah tanah tua, yang telah ditutup selama puluhan tahun. Beberapa langkah dari stasiun terdapat Apollo Victoria Theatre, tempat pertunjukan Wicked selama bertahun-tahun. Dan jika Anda terus berjalan, dalam beberapa menit Anda akan berada di Istana Buckingham. Jadi menginap di dekat Stasiun Victoria menempatkan Anda tepat di antara cerita tentang ratu, musikal, dan beberapa legenda bawah tanah.

a group of people outside with umbrellas

Stasiun Euston

Stasiun Euston berjarak 20 menit berjalan kaki dari Meliá White House. Stasiun ini mungkin tampak modern, tetapi sebenarnya sudah sangat tua: stasiun ini adalah stasiun antarkota pertama di London. Stasiun aslinya dibuka pada tahun 1837 dan mengambil namanya dari rumah pedesaan yang elegan, Euston Hall, milik seorang Duke. Yang menarik dari stasiun ini adalah awalnya kereta api membutuhkan derek uap untuk menanjak menuju Camden Town. Dan sistem ini juga membantu menciptakan Roundhouse yang terkenal, yang kini menjadi aula konser.

Meskipun sebagian besar bangunan aslinya dihancurkan pada tahun 1960-an (termasuk Euston Arch yang terkenal), masih ada sisa-sisa dari masa lalu, seperti monumen perang atau patung Robert Stephenson. Esplanade juga memiliki karya pematung Paolozzi. Dari sini, Anda dapat berjalan kaki ke Camden Town dan menikmati perpaduan budaya alternatif, suasana kreatif, dan toko-toko unik. Anda juga dapat mengunjungi Wellcome Collection, museum yang penuh dengan barang langka, atau mengunjungi taman di Regent's Park.

a large ferris wheel next to a river

Stasiun Waterloo

Stasiun terkenal ini tidak hanya stasiun tersibuk di Inggris, tetapi juga tempat yang penuh anekdot. Yang paling menarik? Selama bertahun-tahun stasiun ini memiliki terminal eksklusif untuk kereta Eurostar ke Paris. Mungkin itu ironi takdir atau hanya lelucon, tetapi hal itu tidak luput dari perhatian orang Prancis, yang mengingat kekalahan Napoleon setiap kali mereka mengunjungi Waterloo. 

Adegan dari film-film seperti The Bourne Ultimatum atau Bridget Jones's Diary juga difilmkan di sini. Dan meskipun besar dan modern, stasiun ini masih memiliki nuansa masa lalu: menara jam tua, sisa-sisa desain asli, dan sudut sesekali yang tampak membeku dalam waktu. Selain itu, tepat di sebelah South Bank, area yang ramai dengan pemandangan Thames, pasar, teater, dan London Eye. Dan jika Anda menginap di ME London, Anda bisa sampai di stasiun hanya dengan berjalan kaki 16 menit.

a building with many windows

Stasiun Liverpool Street

Sekitar 20 menit naik kereta bawah tanah dari ME London, Anda dapat mencapai Stasiun Liverpool Street, yang menghubungkan London dengan bagian timur negara itu dan beberapa bandara, seperti Stansted. Ini adalah salah satu terminal terpenting bagi para pelancong ke Cambridge, Norwich, atau bahkan ke kota-kota pesisir kecil di negara itu.

Diresmikan pada tahun 1874, stasiun ini menjadi faktor kunci dalam pengembangan perdagangan dan pariwisata di bagian negara itu. Tetapi peran terpentingnya datang tepat sebelum Perang Dunia Kedua, ketika stasiun ini menjadi tempat kedatangan ribuan anak-anak pengungsi Yahudi dalam Kindertransport. Saat ini, sebuah patung di Esplanade dengan tenang mengenang momen itu. Selama Blitz, stasiun ini rusak parah, tetapi tidak pernah berhenti beroperasi. Bertahun-tahun kemudian, stasiun ini dipulihkan dengan menghormati desain aslinya, dan sedikit demi sedikit stasiun ini mulai mendapatkan kembali tempatnya di kota, dan juga dalam budaya pop: Madonna merekam sebagian video untuk Hung Up, memadukan sepatu hak tinggi dan koreografi dengan lalu lintas penumpang. 

a large building with a clock tower and a bridge

Stasiun pengisian daya silang

Ini bukan stasiun paling terkenal di London, tetapi salah satu yang paling ikonik. Sejak dibuka pada tahun 1864, stasiun ini telah selamat dari tanah longsor, perang, dan renovasi yang telah mengubahnya tanpa sepenuhnya menghapus jiwa Victorian-nya. Saat ini stasiun ini adalah stasiun modern dengan toko-toko, kafe, dan kereta api yang terhubung ke Inggris tenggara, melewati London Bridge dan Waterloo East. Di depan pintu masuk utama terdapat replika Eleanor Cross, sebuah penghormatan yang diberikan oleh Raja Edward I kepada pengantinnya Eleanor dari Castilla, di tempat yang juga dianggap sebagai lantai dasar kota. Kota ini adalah lokasi resmi untuk semua jarak ke London.

Berjalan kaki dari hotel dekat Charing Cross adalah cara sempurna untuk menjelajahi area tersebut, menikmati atraksi ikonik seperti Sungai Thames, Trafalgar Square, dan West End yang ramai.

a large room with many books on the shelves

Stasiun-stasiun penting lainnya di London

Stasiun Paddington

Tidak mungkin tidak memikirkan Paddington Bear, dengan koper dan mantel birunya. Kisahnya dimulai di sini, itulah sebabnya ada patung untuk menghormatinya. Dari Meliá White House, Anda dapat mencapainya dengan berjalan kaki 25 menit atau hanya 10 menit dengan taksi klasik London.

Stasiun London Bridge

Salah satu resor ski tertua di kota ini. Sisa-sisa Romawi ditemukan di bawah peronnya, dan di dalamnya bahkan ada patung rahasia. Dari sini, The Shard dan Borough Market hanya beberapa langkah. Mencapainya mudah. Hanya perlu sekitar 15 menit dengan kereta bawah tanah, atau 25 menit berjalan kaki dari ME London, hotel dekat Stasiun London Bridge.

Stasiun Marylebone

Hanya 20 menit berjalan kaki dari Meliá White House, Marylebone yang kecil namun menawan. Stasiun ini lebih mirip stasiun desa daripada bagian dari kota metropolitan besar. Langit-langit rendah dan bangku kayu memancarkan suasana dari era lain, menciptakan ruang yang damai di tengah hiruk pikuk.

a bridge over water with benches and a bench

Jelajahi Hotel kami di Londres

Pilih hotel Anda dan nikmati keuntungan memesan di melia.com

a bridge over water with a city skyline
Di sini, stasiun tidak hanya menghubungkan lingkungan, tetapi juga menghubungkan cerita. Dan tidur di dekatnya berarti Anda dapat membenamkan diri dalam masing-masing cerita tersebut. Ini adalah cara yang berbeda dan jauh lebih menarik untuk mengenal kota..
Elena Palacios

Kota di ujung jari Anda

Di distrik Regent's Park yang elegan, Meliá White House, The Level at Meliá White House menawarkan akomodasi yang sempurna untuk menjelajahi London. Hotel ini juga sangat dekat dengan stasiun seperti Great Portland Street (hanya 3 menit), Warren Street, atau Regent's Park, yang memungkinkan akses mudah ke sebagian besar kota. Di Kensington, menginaplah di Meliá London Kensington Meliá Collection, hanya selangkah dari Gloucester Road dan mudah untuk menjelajahi museum, taman, dan butik dengan berjalan kaki. Stasiun Temple dan Covent Garden hanya berjarak jalan kaki singkat. Tiga cara untuk menginap, tiga gaya berbeda untuk merasakan London.

Artikel terkait